Langkahnya BBM Sampai Menghilang Dari SPBU – Senang rasanya masih bisa berbagi dan share di sini. Postingan kali ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Surat untuk presiden tentang kenaikan BBM“. Dalam tulisan ini hanya terdapat opini dari penulis. Bila anda tidak setuju bisa komentar dibawah kolom komentar.

Dear Pak Joko Widodo,

Beberapa waktu yang lalu BBM sempat langka dari peredaran. Entah siapa yang memonopoli semua hal tersebut. Namun yang pasti ada ikut campur tangan orang-orang yang serakah untuk menimbun BBM. Semua itu berawal dari pendapat bapak yang ingin menaikkan harga BBM.

Dampaknya sangat terasa sekali beberapa waktu lalu. Hampir di setiap SPBU memberitahukan bahwa BBM sedang habis. Dengan terpaksa kami menggunakan pertamax yang sejatinya tidak di subsidi oleh pemerintah. Harganya yanh lumayan mahal menjadikan pengeluaran kami membengkak hampir 2 kali lipat.

Pertamax yang seharusnya digunakan oleh orang kaya dan golongan mampu, justru menjadi alternatif karena hilangnya premium dari pasaran. Kami sebagai pengguna motor berhak untuk BBM. Bukan pengguna mobil mewah yang rakus dan tamak mendapatkan subsidi BBM dari pemerintah.

Peranan pemerintah dalam penggunaan BBM bersubsidi yang dinikmati oleh orang kaya yang tidak tahu diri harus tegas. Segera mungkin pemerintah membuat sistem agar subsidi BBM tidak membebani APBN indonesia.

Bapak sebagai calon presiden harus mampu memberikan keadilan untuk semua rakyat. Jangan sampai mempergunakan pisau tukang daging. Hukum yang sangat tajam untuk rakyat bawah atau miskin. Namun sangat tumpul dengan rakyat atas atau orang kayak dan orang yang punya jabatan.

Saran saya yang sangat cinta kepada Indonesia adalah bapak harus menggunakan sistem keris. Atas dan bawah sama-sama tajam, sehingga tidak ada pilih kasih atau apalah istilahnya untuk tidak adil. Dengan demikian keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dapat terwujud.

Continue -> solusi yang dapat dilakukan pemerintah