Antoniclianto.com – Membincangkan tentang kawasan wisata hutan pinus yang selalu menghijau di sepanjang tahun di Kota Jogja, pasti yang pertama terpikir oleh anda adalah kawasan Hutan Pinus Mangunan yang mampu eksis sejak lama atau Puncak Becici yang sempat dikunjungi oleh Presiden Obama saat melawat ke Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Ternyata, selain kedua hutan pinus tersebut, Jogja masih menyimpan banyak wisata alam berupa hutan lindung yang asri dan alami serta tertata rapi seperti sebuah taman. Salah satunya adalah Hutan Pinus Pengger.

Wisata Pinus Pengger berlokasi di Dusun Sendang Sari, Terong, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Wisata alam ini dibuka tahun 2016 namun sudah mampu menyedot perhatian publik. Wisata Hutan Pinus khusus menyajikan kawasan hutan lindung berupa pepohonan jenis pinus dan cemara hutan tertata dengan apik dan bersih dimana anda bisa menikmati pemandangan alam Kota Jogja pada jaman dahulu yang begitu indah. Di dalam hutan pinus ini terdapat kawasan wisata alam lainnya sebagai pendukung seperti Goa Macan, disebut Goa Macan karena di dalam goa ini banyak terdapat bekas cakaran macan terukir unik dan menempel di dinding goa. Selain Goa Macan, di ujung hutan tersedia “Watu Ngadek”, yaitu kumpulan batu alam nan cantik yang ada di tepi jurang, dari kejauhan terlihat unik, seperti pahatan karya manusia.

Lokasinya mudah diakses yaitu dari sebelah utara, berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang harus melalaui daerah Imogiri. Rute termudah untuk pelancong baru menuju ke Hutan Pinus Pengger adalah melalui Jalan Wonosari – Pathuk. Dari perempatan Pathuk, ambil arah ke Dlingo (selatan / kanan) sejauh 4,5 km. Dari sana sudah banyak tersedia papan penunjuk arah menuju ke Hutan Pinus Pengger.

Seperti dijelaskan di atas, rute menuju ke hutan pinus ini sangat mudah ditemukan jika dibandingkan dengan rute menuju ke Hutan Pinus Mangunan, dari arah Kota Jogja menuju ke Hutan Pinus Pengger adalah melalui Jalan Wonosari – Bukit Bintang – Perempatan Pathuk.

Sesampainya di sana anda harus mengambil arah menuju ke Dlingo dan ikuti saja jalan raya utama yang lurus sejauh 4,5 km, anda akan sampai ditujuan. Untuk dapat memasuki kawasan wisata Hutan Pinus Pengger “Watu Ngadek”, anda harus membayar biaya retribusi sebesar 5.000 rupiah per orang dan Rp. 10.000 untuk parkir mobil. Anda bisa menyewa jasa dari Mandiri rental mobil Jogja untuk menuju ke tempat ini dengan dibantu oleh seorang sopir yang bisa merangkap sebagai pemandu wisata.

Hutan Pinus Pengger berlokasi di sebuah dusun terpencil yaitu Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Dari kawasan Kota Yogyakarta, anda hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan mengunakan kendaraan jasa rental mobil atau untuk wisatawan yang datang dengan rombongan besar bisa menyewa rental bus wisata di Kota Jogja yang murah, aman dan nyaman.

Tiket Masuk Hutan Pinus Pengger

Tiket masuk ke objek wisata ini hanya Rp. 2.500 per orang. Parkir untuk motor dikenai biaya 2.000 rupiah, parkir mobil Rp. 5.000 dan parkir bis Rp. 20.000. Kegiatan apa yang dapat anda lakukan di sini, yang terfavorit saat ini adalah berfoto selfie dengan memilih tempat – tempat menarik dimana anda bisa melakukan kegiatan ini. Wisatawan asing diharapkan rela membayar uang seikhlasnya saja pada kotak – kotak sumbangan tersedia sebagai biaya pengembangan tempat wisata ini di masa depan.

Seperti wisata yang ada di hutan pinus lainnya pada umumnya, Pengger mampu menawarkan pesona hutan pinus yang keasrian alamnya masih terjaga hingga saat ini, alami dan bersih, kadang – kadang diselimuti oleh kabut tipis pada waktu pagi hari dengan udara segar dan banyak ada embun pagi menempel di semak belukar, merupakan pemandangan alam yang cukup indah untuk anda abadikan sebagai objek wisata alam yang sangat memukau. Pengunjung bisa melakukan kegiatan jalan kaki memasuki area hutan yang dipenuhi oleh jejeran pohon pinus berusia sangat tua yang tinggi menjulang ke atas langit, dengan bentuk dedaunan yang unik dan tetap terlihat segar meskipun sedang musim kemarau. Suasana di hutan sangat teduh karena kerapatan dan lebatnya pohon pinus yang berjejer sempurna dalam lekukan kayu pinus berusia tua. Bahkan dibeberapa lokasi tampak agak gelap karena kurang terkena cahaya matahari yang bisa menembusnya. Pada bagian dalam hutan, banyak dijumpai burung dengan sayap berwarna – warni dan di sela – sela bebatuan, tumbuh dengan subur tanaman anggrek paku dengan bunga berwarna putih dan sangat cantik.

Hutan Pinus Pengger mirip dengan suasana alam di Puncak Becici yang berbukit – bukit.  Untuk sampai ke tengah hutan pinus, para pengunjung diwajibkan berjalan kaki melewati anak tangga yang tertata rapi tetapi masih berupa tanah. Di sini wisatawan bisa beristirahat sejenak guna menikmati keindahan dan kesegaran hutan pinus. Lakukan kegiatan berfoto dibeberapa lokasi yang dianggap menarik yang didirikan dan dipelihara oleh pengelola seperti untuk selfie di rumah pohon, jembatan kayu dari pohon ke pohon, rangkaian dedaunan dari pohon pinus menyerupai benda – benda unik terlihat rapi dan alami di udara, serta objek wisata alam yang lainnya menghadap ke arah Kota Jogja. Saat malam tiba, wisatawan bisa melakukan kemah bersama dengan panorama alam di waktu malam hari, nun jauh di perkampungan penduduk, kerlap – kerlip lampu rumah mereka terlihat cukup menarik untuk dijadikan objek kegiatan fotografi. Selamat berlibur !