Antoniclianto.com – mungkin sebagian orang tua bertanya-tanya, umur berapa bayi bisa merangkak ? terutama bagi ayah dan bunda yang baru memiliki bayi saat ini. Sebagai orang tua hendaknya harus tetap memperhatikan tumbuh kembang si kecil. Ketika ada pertumbuhan yang tidak biasa dari anak-anak normal, orang tua bisa antisipasi dan berkonsultasi kepada ahlinya.

bayi merangkak

Saya ingin mengupas tentang berapa bulan bayi bisa merangkak, tulisan ini berdasarkan pengalaman dari memperhatikan anak saya yang bernama Maryam Al-Kayyisah. Maryam termasuk balita yang perkembangannya sangat cepat, pada usia 4 bulan dia sudah bisa tengkurap dan merangkak pada usia sekitar 5 atau 6 bulan. Namun pertumbuhan giginya agak telat, setelah bisa berjalan baru tumbuh gigi-giginya.

Pada anak normal, usia 7-11 bulan baru bisa merangkak dan usia selanjutnya akan duduk terlebih dahulu sebelum bisa berjalan. Saya ingin berbagi cerita dan mengupas apa saja ciri-cirinya anak mulai bisa merangkak. Berikut ini adalah ciri-cirinya dan harus bisa kegiatan di bawah ini terlebih dahulu jika ingin merangkak :

1. Tengkurap

Bayi yang sudah bisa tengkurap biasanya sebentar lagi akan dapat merangkak. Namun biasanya harus melewati serangkaian proses seperti penyeimbangan badan si kecil. Setelah mampu menopang badannya pasti bayi anda akan bisa merangkak.

2. Menganggat Kepala

Sebenarnya proses ini paling penting, jika bayi anda sudah dapat mengangat kepalanya pasti sebentar lagi akan berjalan. Mengangkat kepala adalah hal penting dan juga dibutuhkan tangan-tangan kecil yang sudah kuat untuk merangkak. bayi biasanya kesulitan dalam mengontrol kepalanya karena lehernya belum tegak seperti orang dewasa.

3. Membolak Balikkan Badan

Bayi jika sudah dapat membolak balikkan badan, itu tandanya dia sudah mahir mengatur tubuhnya. Biasanya si kecil sudah mulai bisa mengangkat badannya dan biasanya juga sudah bisa merangkak terlebih dahulu. Saya jadi ingat sebelum Maryam bisa merangkak, dia hanya bisa berbalik ke sebelah kanan saja, namun kekiri terkadang tidak bisa.

Itulah 3 tada yang paling sering terjadi jika bayi anda akan merangkak. namun setiap perkembangan bayi itu berbeda-beda, tergantung Gen, makanan, cara si kecil bersosialisasi dan lain lainya. Sebagai orang tua kita harus memperhatikan setiap pertumbuhannya, dan selalu siaga dalam setiap perkembangannya.

Ada beberapa kiat agar bayi anda bisa merangkak dengan cara membantunya belajar seperti meletakkan bayi ditempat yang luas. Dan juga anda dapat mengajak si kecil bermain dengan benda kesukaannya. Biasakan juga memanggil namanya dari beberapa langkah dari jangkauannya. Sehingga memicu si kecil ingin menghampiri anda di posisi yang tidak terjangkau olehnya.

Anda juga dapat mengajari si kecil agar cepat merangkak dengan cara ikut merangkak juga layaknya seperti bayi. Tanpa sadar nanti bayi anda akan mengikuti orang tuanya dalam merangkak. Sambil mengajari anak merangkak, bunda juga bisa sambil males-malesan bersama anak di tempat bermainnya.

Percaya atau tidak pijat pada juga bisa menjadi perangsang otot-otot tubuhnya agar lebih cepat dalam berinteraksi. Semenjak bayi saya sering memijat Maryam, walaupun tidak menguasai teknik menguasai pijat bayi tetapi saya pernah belajar alur dalam pemijatan. Alhasil saat ini anak saya sudah bisa lari dan giginya hampir lengkap padahal usianya baru 1 tahun 4 bulan.

Saya tekankan lagi, bisa saja setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda. Biasanya sebagai orang tua pasti memiliki rasa mana yang sekiranya baik untuk anaknya. Jika anak anda sudah menginjak usia 1 tahun namun belum bisa merangkak sebaiknya segera hubungi dokter terdekat. Karena bisa saja ada kelainan atau masalah yang lebih serius seperti penyakit berat pada bayi